Jenis Erupsi Gunung Berapi

November 3, 2010 § Leave a comment

Dalam periode erupsi, gunung berapi biasanya memiliki perilaku yang khas. Pada erupsi ringan gunung berapi melepaskan energi hanya dalam bentuk uap dan gas, pada erupsi yang lebih besar gunung berapi mengeluarkan lava. Yang paling spektakuler adalah erupsi yang biasanya diiringi ledakan yang keras disertai awan panas berupa material silica dan gas yang dilontarkan ke atmosfir.

Jenis erupsi gunung berapi biasanya dikelompokan dalam nama-nama yang memilki karakteristik erupsi yang sama , nama-nama sejauh ini dikelompokkan dalam “strombolian,” “Vulcanian,” “Vesuvian,” “Pelean,” “Hawaii, “dan lain-lain. Selama periode erupsi, beberapa gunung berapi mungkin hanya menunjukkan satu jenis karakteristik letusan – sebagian bisa memiliki seluruh karakteristik erupsi..

Pada tipe erupsi Strombolian yang ditunjukan pada letusan Gunung Irazu (Kosta Rika) tahun 1965, ditandai dengan gumpalan besar lava yang meledak dari kawah puncak dan membentuk busur bercahaya di langit. Pada sisi-sisi kerucutnya berkumpul bekuan lava yang turun kearah anak sungai pada lerengnya.
Sebaliknya, aktivitas erupsi pada Gunung Parícutin tahun 1947 menunjukkan tipe letusan Vulcanian, di mana awan tebal yang terdiri dari abu dan gas meledak dari kawah dan naik tinggi di atas puncak. Abu yang mendidih membentuk awan putih pada ujung gumpalan.

Dalam erupsi tipe Vesuvian, seperti yang terjadi pada Gunung Vesuvius di Italia pada tahun 79 Masehi, gas dan abu kasar dengan volume yang sangat besar dilepaskan membentuk awan berbentuk kembang kol tinggi di atas puncak gunung.

Dalam tipe erupsi Peléan atau biasa disebut juga letusan awan bercahaya, seperti terjadi pada Gunung Mayon di Filipina pada tahun 1968, sejumlah besar gas, debu, abu, dan lava pijar yang keluar dari kawah utama, jatuh kembali, dan terbentuk longsoran lereng yang bercahaya mengalir dengan kecepatan dapat mencapai 160 km per jam. Aktivitas erupsi ini dapat. menyebabkan kerusakan dan korban jiwa yang besar jika terjadi di daerah berpenduduk, seperti yang terjadi pada meletusnya gunung St Pierre pada tahun 1902.

Letusan Hawaii dapat terjadi di sepanjang celah atau patahan yang berfungsi sebagai ventilasi linier, seperti pada letusan Gunung Mauna Loa di Hawaii pada tahun 1950, letusan ini dapat terjadi pada pusat lubang seperti pada letusan 1959 di Kilauea Iki Crater dari Kilauea Volcano, Hawaii. Dalam tipe ini letusan, lava pijar cair menyembur dari celah retakan zona gunung berapi dan sungai di lereng. Di pusat-lubang letusan, air mancur lava menyembur hingga ketinggian beberapa ratus meter atau lebih. Lava tersebut berkumpul di kawah tua dan membentuk danau lava, atau membentuk kerucut..
Tipe terakhir adalah Freatik (ledakan uap), letusan jenis ini memiliki ledakan yang luas yang didorong oleh uap, dihasilkan dari tanah yang dingin atau air permukaan yang bersentuhan dengan batuan panas atau magma. Fitur yang membedakan ledakan freatik adalah ledakan keluar dari batuan padat yang sudah ada sebelumnya pada saluran gunung berapi, tidak ada magma baru yang meletus. Kegiatan freatik umumnya lemah, tetapi dapat cukup eksplosif di beberapa kasus, seperti letusan 1965 di gunung Taal, Filipina, dan erupsi di gunung La Soufrière, Guadeloupe pada 1975-1976.
Dan terakhir dari jenis erupsi adalah erupsi yang paling kuat, disebut Plinian. Letusan ini diakibatkan oleh ledakan lava yang cukup kental. Erupsi plinian dengan skala besar tercatat pada letusan Gunung St Helens pada 18 Mei 1980. Dan yang lebih baru, selama adalah letusan gunung Pinatubo di Filipina pada 15 Jun 1991. Erupsi Plinian dapat mengirim abu dan gas vulkanik puluhan kilometer ke udara. Hujan abu yang dihasilkan dapat terjadi pada skala area yang sangat luas.

Sumber : usgs

About these ads

Tagged: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Jenis Erupsi Gunung Berapi at Translate Anything, Hopefully Useful.

meta

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: